Rabu, 26 Juli 2017

Mengapa Puncak Gunung Terasa Dingin?



Ada yang suka travelling? hiking? treking? yang tentunya berkaitan dengan kegiatan alam.
Pernahkan terbesit dalam pikiran anda, mengapa ketika berada di dataran tinggi atau di puncak gunung terasa dingin? tentunya dengan pertanyaan lanjutan padahal di puncak gunung lebih dekat dengan mathari? Secara ilmiah, pertanyaan ini dapat diuraikan.

Mengapa puncak gunung terasa dingin?
Puncak gunung terasa dingin karena puncak gunung merupakan dataran tinggi yang tergolong jauh dari pusat bumi. Suhu panas pada dataran rendah berasal dari pusat bumi, pada dataran rendah panas bumi tidak mudah terurai dan terlepas menuju atmosfir, sehingga suhu di dataran rendah tinggi (panas), berbeda lagi dengan lembah yang tergolong dingin, hal ini desebabkan oleh kelembapan pada lembah tinggi. Lalu, pada dataran tinggi yang tentunya bisa dikatakan jauh dari pusat bumi, sealain itu pada dataran tinggi panas bumi mudah terlepas ke atmosfir. Sehingga suhu dataran tinggi rendah (dingin).

Padahal di puncak gunung lebih dekat dengan mathari?
Untuk mengatakan puncak gunung lebih dekat dengan matahari, kita harus memahami jarak antara bumi dengan matahari. Jarak bumi-matahari adalah 1SA (satuan astronomi) atau mendekati 150juta KM, sedangakan kita anggap puncak tertinggi bumi Mt. Everest setinggi 8848 MDPL atau 8,8 KM. Perbandingan ini tentu saja tidak memungkinkan untuk dapat dikatakan berada di puncak gunung dekat dengan matahari. Hanya saja, ketika berada di puncak gunung, kita berada pada tempat yang lantang sehingga matahari seolah-olah dekat.

Dari pertanyaan dan pernyataan di atas, kita dapat menyimpulakan bahwa kita tidak harus melihat ke atas untuk membandingkan sesuatu, tapi kita juga perlu melihat ke bawah untuk lebih rendah hati mengetahui suatu kebenaran :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar